Dynamic Host Configuration Protocol on Windows server 2012

yo what’s up guys?? sorry udah nggak kelihatan di blog ini lagi…. X~X.. tapi saya kembali, yeay!! (b^^)b. yak, kali ini saya akan membahas tentang cara mengatur DHCP di windows server 2012. mau tau gimana cara nya? stay tune di blog ini yak! ^^

Alat yang di butuhkan :

  • PC/Laptop
  • GNS3
  • koneksi internet

TOPOLOGI

Topologi


TUJUAN

  • mengetahui cara menambah DHCP Features pada Windows Server 2012
  • mengetahui cara membuat DHCP pada Windows Server 2012
  • mengetahui cara join client DHCP pada Windows Server 2012

KONSEP DASAR

DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan berbasis arsitektur yang berkerja sebagai pembagi alamat internet/IP kemudian dibagikan kepada komputer client yang belum mendapat kan alamat tersebut yang akan dikirim oleh komputer DHCP tersebut.


KONFIGURASI

langkah pertama yang biasa dilakukan adalah menambah roles and features

Screenshot_1

pilih yang bagian atas, kemudian klik next

Screenshot_2

pilih select a server from the server pool, kemudian next.

Screenshot_3

kemudian, pada langkah pemilihan, pilih DHCP server, kemudian add features.

Screenshot_4

langkah ini biarkan secara default, kemudian klik next.

Screenshot_5

ada penjelasan tentang penginstalan DHCP server, langsung klik next.

Screenshot_6

lalu, konfigurasi penginstalan DHCP server, lalu klik install.

Screenshot_7

tunggu hingga proses selesai….

Screenshot_8

setelah selesai terinstall, pilih complete DHCP configuration

Screenshot_9

pada menu ini, terdapat deskripsi tentang DHCP yang terinstall sebelumnya.

Screenshot_10

pilih bagian yang atas pada menu ini “Use the following user’s credentials”, lalu klik next.

Screenshot_11

setelah melewati menu ini, klik close.

Screenshot_12

kemudian buka tools, klik dhcp.

Screenshot_13

pada menu ini, buka win-XXXX > IPv4, klik kanan kemudian pilih new scope..

Screenshot_14

ikuti langkah penginstalan.

Screenshot_15

beri nama pada scope tersebut beserta deskripsi.

Screenshot_16

beri IP range, yaitu IP dengan alamat terbatas yang hanya di gunakan oleh beberapa perangkat saja. kemudian klik next.

Screenshot_17

pada bagian ini, dikosongkan juga tidak apa-apa, klik next.

Screenshot_18

disini, kita memberikan durasi atau lama waktu penggunaan IP DHCP, yang saya gunakan adalah 8 jam saja.

Screenshot_19

lalu, ada konfigurasi penginstalan Scope baru, pilih yes dan klik next.

Screenshot_20

masukan IP Gateway yang akan digunakan.

Screenshot_21

ketikan parent domain yang kalian gunakan saat ini, kemudian klik next.

Screenshot_22

masukan IP gateway sebagai IP server, kemudian klik next.

Screenshot_23

kemudian, aktifkan scope dengan memilih menu yang di atas, kemudian klik next.

Screenshot_24

setelah selesai, klik finish.

Screenshot_25

 

setelah semua sudah terinstall dan sudah terkonfigurasi, sekarang kita coba menggunakan client untuk menerima sebuah IP DCHP.

yang saya gunakan adalah windows 7, dan hasilnya…….

 

BOOM!!

IP DHCP sudah tertera pada network connection details. sekarang kita coba ping dan hasil nya……..

Screenshot_26

 

BOOM!!

Berhasil… (b^^)b

Screenshot_27

 

 

lalu masih ada client satu lagi, yaitu ubuntu, dan hasilnya…..

 

BOOM!! berhasil juga… yeay….

Screenshot_28


KESIMPULAN

Dengan adanya DHCP, pengalamatan pada perangkat tidak lah susah lagi untuk mengatur secara manual dan dengan adanya DHCP, kita dapat menjelajahi dunia maya dengan mudah.


yak, sekian dulu postingan saya, semoga bermanfaat bagi para pembaca dan penulis, jika ada salah kata mohon maaf, and…. thank’s for visit my blog, don’t forget to leave comment, and always be weeboo, at least being at least…. bye…. 😀

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s